Sederet Barista Cilik Indonesia

27-12-2017 by: Bella

Sederet Barista Cilik Indonesia

Jika kita mampir atau berkunjung ke kedai kopi, selain kita menikmati kopi dan suasana kedainya. Pasti kita sering melihat barista yang sedang meracik kopi. Barista yang sering kita temui di kedai kopi pasti yang memiliki umur dewasa. Kalau tidak berumur dewasa pasti memiliki umur belasan tahun. Bagaimana kalau Baristanya masih anak - anak. Ini beberapa nama Barista masih anak - anak

 

 CALYSTA HELENA THEO

 

Anak yang berasal dari kota lumpia, yaitu Semarang in isudah beberapa kali mengikuti perlombaan. Yaitu perlombaan di Coffee fast. Calysta yang baru berumur 9 tahun berhasil menorehkan prestasi membanggakan. Dia pernah masuk lima besar dalam kejuaraan penyeduhan kopi di ajang Jazz Brewing pada awal tahun lalu. Masuk lima besar itu tentu sangat membanggakan. Sebab, peserta kompetisi tersebut orang dewasa, termasuk papa Calysta sendiri, Billy Chong.Calysta pertama terjun dalam kejuaraan penyeduhan kopi saat Jateng Coffee Fest. Dalam pergelaran itu, dia berhasil masuk 29 besar. Lalu, dilanjutkan di Temanggung Coffee Fest dan Tugu Muda Brewer. Dalam dua kompetisi tersebut, Claysta berhasil menyabet posisi 10 besar. Billy Chong mengaku mendukung penuh hobi baru Calysta. Bahkan, dia membebaskan anaknya bereksperimen menciptakan kopi di kedai miliknya, Kopip3dia, di kawasan Jalan Soekarno-Hatta, Semarang. Tapi, itu tidak setiap hari. Hanya setiap sabtu sore dan minggu.


MATTHEW ALONSO

Matthew bisa di bilang sebagai anak yang berbakat. Karena ia sangat mahir dalam membuat kopi. Selain itu, Mattew yang baru berumur 12 tahun ini mahir menggambar di atas kopi latte buatannya. Kesukaannya pada kopi awalnya hanya iseng melihat barista yang ada di kedai kopi ayahnya. Art latte yang pertama ia buat adalah bergambar hati. Gambar hati ini sering disebut gambar art latte paling mudah, namun jika tidak mengetahui cara pembuatannya, semua itu tidak akan menghasilkan art yang sempurna.Saat ini prestasi tertinggi yang berhasil diraih Matthew adalah juara II latte art competition di Urban Coffee Week. Ajang itu diselenggarakan di salah satu mal di Surabaya pada Juli lalu.


QUEENZA ALMIRA OMARXAVI

Gadis kecil ini sering di sebut sebagai si Jago The Four-Six Brew.Jemari mungil Almira tampak luwes dengan ketel, pour over, server, dan timbangan.
Setahun lalu Almira tak sengaja tercebur dalam keasyikan menyeduh kopi. Gara-garanya, sang ayah membuka kedai kopi. Bukan karena dipaksa. Tapi, karena bocah kelas II SD Bukti Duri 05 Pagi, Jakarta, itu sering melihat ayahnya berkutat dengan peralatan-peralatan kopi.Ketika ingin mengikuti aktivitas rutin sang ayah, Almira minta diajari tahap-tahap penyeduhan kopi yang baik. Mulai menggiling biji kopi, menyiapkan air panas, menyiapkan peralatan untuk menyeduh, hingga teknik menyeduh. Almira juga sering membantu menyeduh kopi di kedai ayahnya, kalau pengunjung tidak terlalu ramai.

 

(Editor, Penulis : A I, Image's Source: Google)